Menuju Ambon Emas 2045: Wali Kota Resmi Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DN),-Ambon— Dalam semangat membangun kota yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon Tahun 2025–2029 di Hotel Santika, Kamis (31/7).

 

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, DPRD, serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan Bappeda ini menjadi momentum strategis untuk meletakkan fondasi awal pembangunan jangka panjang Kota Ambon menuju Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, tapi forum penting untuk menyatukan langkah, menggali masukan, dan menyempurnakan arah pembangunan lima tahun ke depan,” tegas Wali Kota dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi dari pencapaian visi dan program nyata bagi masyarakat. Karena itu, RPJMD 2025–2029 disusun secara partisipatif melalui berbagai tahapan, mulai dari FGD, konsultasi publik, hingga forum lintas perangkat daerah.

 

Visi Ambon 2025–2029: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan”

 

Dalam forum ini, Wali Kota memperkenalkan visi besar pembangunan Kota Ambon lima tahun mendatang: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.” Visi ini kemudian diterjemahkan dalam empat misi utama:

 

1. Ambon yang Manise – Kota yang aman, sehat, indah, dan warganya penuh kehangatan.

 

 

2. Ambon yang Inklusif – Pelayanan publik yang setara dan adil bagi semua, termasuk kelompok rentan.

 

 

3. Ambon yang Toleran – Harmoni sosial yang dijaga di tengah keberagaman.

 

 

4. Ambon yang Berkelanjutan – Pembangunan berbasis lingkungan dan keadilan antar-generasi.

 

 

 

Sebagai penjabaran dari visi dan misi tersebut, Pemerintah Kota Ambon telah merumuskan 17 program prioritas yang akan menjadi rujukan seluruh perangkat daerah dalam bekerja dan menetapkan kebijakan.

 

“Semua perangkat daerah harus paham dan menjadikan visi, misi, dan 17 program prioritas ini sebagai pedoman utama dalam bekerja. Kita harus bergerak searah,” tegas Wattimena.

 

Musrenbang ini diharapkan menjadi forum dialog yang membangun kesepahaman bersama antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, Ambon siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah, adil, dan berdaya saing.

Baca Juga:  Masuk Zona Merah Ombudsman, Bupati Maluku Tenggara Soroti Pelayanan Publik Kesehatan

Menuju Ambon Emas 2045: Wali Kota Resmi Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029

Ambon, 31 Juli 2025 — Dalam semangat membangun kota yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon Tahun 2025–2029 di Hotel Santika, Kamis (31/7).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, DPRD, serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan Bappeda ini menjadi momentum strategis untuk meletakkan fondasi awal pembangunan jangka panjang Kota Ambon menuju Indonesia Emas 2045.

“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, tapi forum penting untuk menyatukan langkah, menggali masukan, dan menyempurnakan arah pembangunan lima tahun ke depan,” tegas Wali Kota dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi dari pencapaian visi dan program nyata bagi masyarakat. Karena itu, RPJMD 2025–2029 disusun secara partisipatif melalui berbagai tahapan, mulai dari FGD, konsultasi publik, hingga forum lintas perangkat daerah.

Visi Ambon 2025–2029: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan”

Dalam forum ini, Wali Kota memperkenalkan visi besar pembangunan Kota Ambon lima tahun mendatang: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.” Visi ini kemudian diterjemahkan dalam empat misi utama:

1. Ambon yang Manise – Kota yang aman, sehat, indah, dan warganya penuh kehangatan.

2. Ambon yang Inklusif – Pelayanan publik yang setara dan adil bagi semua, termasuk kelompok rentan.

3. Ambon yang Toleran – Harmoni sosial yang dijaga di tengah keberagaman.

4. Ambon yang Berkelanjutan – Pembangunan berbasis lingkungan dan keadilan antar-generasi.

 

Sebagai penjabaran dari visi dan misi tersebut, Pemerintah Kota Ambon telah merumuskan 17 program prioritas yang akan menjadi rujukan seluruh perangkat daerah dalam bekerja dan menetapkan kebijakan.

“Semua perangkat daerah harus paham dan menjadikan visi, misi, dan 17 program prioritas ini sebagai pedoman utama dalam bekerja. Kita harus bergerak searah,” tegas Wattimena.

Musrenbang ini diharapkan menjadi forum dialog yang membangun kesepahaman bersama antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, Ambon siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah, adil, dan berdaya saing. (RED)

Berita Terkait

Ribuan Warga Nusaniwe Terima Bantuan Pangan dari Bulog, 8.729 PBP Disasar
40 Kantong Darah dan Tulang Hancur, Derita Siswi SMP Korban Tabrak Truk TNI, Sementara Kodam Pattimura Dinilai Hanya Beri Janji Manis
Bukan Sekadar Runner-up, Gema FC Angkat Standar dengan Terapis Olahraga
STIA Trinitas Ambon Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Workshop Penyusunan Dokumen SPMI
Pasar Air Kuning Ambon Terbengkalai, Warga Soroti Dugaan Jadi Sarang Penyakit Masyarakat
Bukan Sekadar Mimpi, AKBP Ir. Untung Sangadji Bongkar “Cetak Biru” 17 Lompatan Besar untuk Transformasi SBB
Keluarga Korban Tolak Sidang Dipindah ke Ambon, Kasus Kematian Siswa MTs Tual Memanas
Hilang Kontak di Perairan Misol-Seram, Tim SAR Gabungan Kerahkan Segala Daya Cari Nelayan Asal Wahai Maluku Tengah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:43 WIT

Sidang Korupsi DD Tiouw Memanas: PH “Balik Serang” Jaksa, Sebut Audit Amburadul dan Minta Tetapkan Tersangka Baru

Rabu, 8 April 2026 - 20:53 WIT

Dukung Mafia Tanah, Komisi I DPRD Maluku Gandeng Pemprov Ukur Tanah Milik Sah Masyarakat Berbekal Surat Palsu 1954

Rabu, 8 April 2026 - 12:35 WIT

Rugikan Negara Rp2,8 Miliar, Polda Maluku Tetapkan Empat Tersangka: Sorotan Tertuju pada KPA Ismail Usenahu atas Pencairan Dana 100% di Tengah Proyek Mangkrak

Senin, 6 April 2026 - 15:14 WIT

Kasus Kematian Tuce Lomang Memanas: Pengacara Rahmat Amahoru Desak Polda Maluku Turun Tangan, Soroti Pembebasan Dua Terduga Pelaku

Senin, 6 April 2026 - 13:52 WIT

Jelang Sidang Tuntutan Oknum Jaksa Jafet Ohello, Kuasa Hukum Korban Desak Kejati Maluku Bersikap Profesional dan Tuntut Hukuman Maksimal

Jumat, 3 April 2026 - 16:41 WIT

Kuasa Hukum Ahli Waris Josfince Pirsouw Sebut Rencana Hibah Tanah Dusun Urik “Sandiwara Hukum” Pemprov Maluku,  Ancam Bikin “Perlawanan”

Rabu, 1 April 2026 - 12:51 WIT

Proyek Rp36,7 Miliar Jadi ‘Hutan’, Bupati Aru Diperiksa Kejat

Rabu, 1 April 2026 - 08:17 WIT

Bupati Aru Timotius Kaidel Dijadwalkan  Diperiksa Kejati Maluku soal Proyek Jalan Wokam

Berita Terbaru