Dobraknusantara.com, -Ambon – Gema FC mungkin harus puas finis sebagai runner-up dalam Turnamen Gawang Mini Liga Ramadhan, namun di balik hasil tersebut, tim ini justru menunjukkan standar baru dalam pengelolaan pemain dengan menghadirkan terapis olahraga di laga final.
Bertanding pada 14 April 2026 di Lapangan Mandala Putra, Desa Nania, Gema FC tampil sebagai salah satu dari 64 tim yang berhasil menembus partai puncak. Menghadapi Benpasi FC, pertandingan berlangsung sengit dan seimbang hingga babak tambahan waktu dengan skor 1-1.
Penentuan juara pun berlanjut ke adu penalti. Dalam momen krusial itu, Gema FC harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis 2-3.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Klub Engky Wenno menyampaikan bahwa capaian timnya merupakan hasil dari kerja keras seluruh pemain yang telah berjuang maksimal sejak awal turnamen.
“Kami sudah tampil maksimal. Hasil ini tentu kami syukuri. Yang terpenting ke depan, tim harus tetap solid dan terus meningkatkan kualitas agar bisa kembali bersaing,” ujarnya.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah langkah Gema FC yang menghadirkan terapis olahraga untuk mendampingi pemain di partai final. Menurut Wenno, hal ini menjadi bagian dari upaya serius klub dalam menjaga kondisi fisik dan performa atlet.
“Kami sengaja menyiapkan terapis olahraga untuk membantu pencegahan dan pemulihan cedera pemain. Ini penting karena pertandingan berjalan ketat dan menguras tenaga,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa peran terapis tidak boleh lagi dianggap sebagai pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam sebuah tim, terutama dalam turnamen dengan intensitas tinggi seperti Liga Ramadhan.
“Kalau ingin prestasi, maka kondisi fisik pemain harus jadi prioritas. Terapis olahraga punya peran besar sebelum dan sesudah pertandingan. Ini yang harus mulai diperhatikan oleh klub-klub di Maluku,” tegas Wenno.
Dengan langkah tersebut, Gema FC tidak hanya mencatatkan prestasi sebagai runner-up, tetapi juga memberikan contoh bagaimana profesionalisme dalam olahraga mulai diterapkan, bahkan di level turnamen lokal. (DN)













