Keputusan Kontroversial Warnai Kekalahan Malut United di Markas Bali United

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 04:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dobraknusantara.com, -GIANYAR – Laga sengit antara Malut United dan Bali United dalam lanjutan BRI Super League, Minggu (19/4/2026) malam WIT, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang berujung pada kekalahan tim tamu dengan skor 1-4.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, secara tegas menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilai merugikan timnya.

“Pertandingan yang berkelas, tapi kami menjadi korban ketidakadilan malam ini,” ujar Hendri dalam konferensi pers usai laga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malut United sejatinya tampil agresif sejak awal. Baru dua menit berjalan, aksi Taufik Rustam memicu potensi penalti, namun keputusan tersebut dianulir wasit usai tinjauan VAR.

Tim tamu tetap mampu unggul lebih dulu. Pada menit ke-32, Ciro Alves sukses memanfaatkan umpan Taufik dan membawa Laskar Kie Raha memimpin 1-0.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Bali United menyamakan kedudukan lewat penalti yang dieksekusi Teppei Yachida pada menit ke-40.

Kontroversi kembali terjadi di babak kedua. Pada menit ke-63, Wbeymar Angulo dinilai melakukan pelanggaran, meski kubu Malut United menilai tekel tersebut bersih. Dari situasi bola mati, Joao Ferrari mencetak gol yang membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Baca Juga:  Pantau Langsung di Ambon, Hector Souto Cari Bintang Baru Futsal Indonesia

Setelah itu, Bali United semakin dominan. Boris Kopitovic (67’) dan Thijmen Goppel (77’) menambah keunggulan tuan rumah menjadi 4-1.

Malut United sempat kembali mendapat peluang penalti setelah dugaan handball di kotak terlarang, namun lagi-lagi VAR memutuskan tidak ada pelanggaran.

“Berbagai kondisi akibat keputusan wasit membuat kami kehilangan sentuhan,” kata Hendri.

Perwakilan pemain, Angga Saputro, menegaskan seluruh pemain telah berjuang maksimal hingga akhir pertandingan.

Kekalahan ini membuat Malut United tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 46 poin dan keluar dari empat besar setelah Bhayangkara FC meraih kemenangan atas PSM Makassar.

Selanjutnya, Malut United akan menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-29 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) pukul 21.00 WIT. (DN) 

Berita Terkait

Bangkit atau Tertinggal! Gregorius Siapkan Revolusi Futsal Maluku
Pantau Langsung di Ambon, Hector Souto Cari Bintang Baru Futsal Indonesia
PTOI Maluku Gelar Workshop, Dorong Lahirnya Terapis Olahraga Profesional
Menjelang Laga Panas Pekan 27: Malut United Siap “Bunuh” Dewa United di Kandang, Gustavo Franca: Kami Harus Bersatu!
GAGAL LAGI! Italia Tunduk di Tangan Bosnia, Gattuso Menangis: “Darah Saya Habis!”
Raih Penghargaan Assist of the Year, Yance Sayuri Banggakan Sepak Bola Timur
Training Camp Malut United FC Jadi Pusat Pembinaan Berkelas Internasional di Ternate
Yamal Selamatkan Barcelona di Injury Time, Tahan Newcastle 1-1 di St James’ Park
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:43 WIT

Sidang Korupsi DD Tiouw Memanas: PH “Balik Serang” Jaksa, Sebut Audit Amburadul dan Minta Tetapkan Tersangka Baru

Rabu, 8 April 2026 - 20:53 WIT

Dukung Mafia Tanah, Komisi I DPRD Maluku Gandeng Pemprov Ukur Tanah Milik Sah Masyarakat Berbekal Surat Palsu 1954

Rabu, 8 April 2026 - 12:35 WIT

Rugikan Negara Rp2,8 Miliar, Polda Maluku Tetapkan Empat Tersangka: Sorotan Tertuju pada KPA Ismail Usenahu atas Pencairan Dana 100% di Tengah Proyek Mangkrak

Senin, 6 April 2026 - 15:14 WIT

Kasus Kematian Tuce Lomang Memanas: Pengacara Rahmat Amahoru Desak Polda Maluku Turun Tangan, Soroti Pembebasan Dua Terduga Pelaku

Senin, 6 April 2026 - 13:52 WIT

Jelang Sidang Tuntutan Oknum Jaksa Jafet Ohello, Kuasa Hukum Korban Desak Kejati Maluku Bersikap Profesional dan Tuntut Hukuman Maksimal

Jumat, 3 April 2026 - 16:41 WIT

Kuasa Hukum Ahli Waris Josfince Pirsouw Sebut Rencana Hibah Tanah Dusun Urik “Sandiwara Hukum” Pemprov Maluku,  Ancam Bikin “Perlawanan”

Rabu, 1 April 2026 - 12:51 WIT

Proyek Rp36,7 Miliar Jadi ‘Hutan’, Bupati Aru Diperiksa Kejat

Rabu, 1 April 2026 - 08:17 WIT

Bupati Aru Timotius Kaidel Dijadwalkan  Diperiksa Kejati Maluku soal Proyek Jalan Wokam

Berita Terbaru