Dobraknusantara.com, –Ambon, –- Perkumpulan Terapis Olahraga Indonesia (PTOI) Provinsi Maluku sukses menggelar workshop terapis olahraga bagi para pengurus baru, sebagai langkah awal memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang sport science.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (12/04/2026) ini menghadirkan Ketua Umum PTOI Maluku, Jemi Putirulan, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Jemi menegaskan komitmen PTOI untuk mendorong perkembangan sport science di Maluku demi menunjang prestasi olahraga yang berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap ke depan sport science di Maluku bisa berkembang pesat, sehingga mampu melahirkan prestasi olahraga yang gemilang dan berkesinambungan,” ujarnya.

Workshop tersebut secara resmi dibuka oleh Dewan Pembina PTOI Maluku, Roy J Mongie. Dalam sambutannya, Mongie menekankan pentingnya peran PTOI dalam mendukung kemajuan olahraga daerah.
Menurutnya, Maluku memiliki potensi besar dari segi kebugaran, postur tubuh, hingga faktor alam yang mendukung lahirnya atlet-atlet berkualitas. Namun, ia menyoroti masih minimnya tenaga terapis olahraga, terutama yang memiliki sertifikasi.
“Peran terapis sangat penting dalam menjaga kebugaran dan penanganan cedera atlet. Ini yang masih menjadi kekurangan kita saat ini,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Dewan Pembina lainnya, Rachman Talaohu. Ia mendorong PTOI agar ke depan menjadi organisasi profesi yang mampu bersinergi dengan berbagai pihak, seperti KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga.
Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran terapis perempuan di Maluku yang dinilai masih sangat terbatas.
“Ke depan, PTOI harus mampu menciptakan SDM terapis olahraga yang mumpuni, termasuk menghadirkan lebih banyak terapis perempuan yang saat ini sangat dibutuhkan,” ungkap Talaohu.
Workshop ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi PTOI Maluku dalam mencetak tenaga terapis olahraga profesional guna mendukung peningkatan prestasi atlet di daerah. (DN)













