Dobraknusantara.com, -Ambon, — Andika, yang disebut sebagai keponakan Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah Rakib Sahubawa, belum juga diproses hukum meski sudah tertangkap basah diduga pesta sabu di Perumahan Guru, Kawasan Namaelo, Kota Masohi, Jumat (24/4) siang.
Andika diamankan bersama seorang pria berinisial ML, yang belakangan disebut bernama Marsel Latuconsina. Keduanya diduga asyik mengonsumsi narkoba saat digerebek personel Satuan Reserse Narkoba Polres Maluku Tengah.
Penangkapan itu dibenarkan Kasat Narkoba Polres Malteng Iptu Anton Kolow saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4). Namun, Kolow mengaku belum melihat langsung para terduga pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya, benar. Kemarin anggota kasih tahu ada penangkapan, tapi saya belum lihat orangnya seperti apa, dia itu siapa, saya belum tahu,” kata Kolow.
Ia berdalih belum menerima laporan resmi terkait identitas pelaku. Kolow juga belum bisa memastikan apakah benar salah satu yang ditangkap adalah Andika, keponakan Sekda Malteng.
“Saya belum sempat berkantor. Nanti sampai kantor baru saya sampaikan secara terang benderang ke publik,” ujarnya.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut penangkapan terjadi Jumat (24/4) siang. Andika yang disebut berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) digelandang bersama Marsel ke Mapolres Malteng.
“Kemarin ada penangkapan narkoba, dua orang. Satu ponakan sekda bernama Andika dan satu bernama Marsel Latuconsina,” ujar sumber tersebut, Sabtu (25/4).
“Penangkapan di Perumahan Guru Masohi selesai Jumat kemarin siang,” tambahnya.
Masyarakat kini mendesak Polres Malteng transparan dan tidak tebang pilih. Kasus ini dikhawatirkan hilang begitu saja karena menyeret nama keluarga pejabat daerah.
“Kapolres dan kasat narkoba harus terbuka. Informasi sudah beredar. Mereka harus dihukum kalau terbukti. Jangan sampai karena keponakan sekda kasusnya raib,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Maluku Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Andika dan Marsel Latuconsina. Keduanya disebut masih dalam pemeriksaan intensif. (DN-02)













