Dobraknusantara. Com, -Ambon — Levi Kariuw resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Maluku periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) XI PASI Maluku yang berlangsung di Hotel Pasifik, Ambon, Jumat (9/5/2026). Di antara sejumlah agenda prioritas yang dicanangkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga, khususnya ketersediaan pelatih berlisensi resmi, menjadi salah satu perhatian utama ketua umum terpilih.
Levi menilai kemajuan prestasi atletik tidak bisa hanya bertumpu pada bakat atlet semata. Kualitas pelatih yang terstandarisasi dan memiliki lisensi resmi dinilainya sebagai fondasi yang selama ini kurang mendapat perhatian serius.
“Berapa banyak pelatih yang sudah memiliki lisensi resmi juga harus menjadi perhatian. Kalau ingin maju, maka kualitas SDM olahraga harus diperkuat,” tegas Levi usai ditetapkan sebagai ketua umum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pengembangan SDM olahraga harus dilakukan secara menyeluruh — tidak hanya menyasar pelatih, tetapi juga perangkat pertandingan dan pengurus organisasi di seluruh tingkatan, termasuk di kabupaten dan kota se-Maluku.
Sebelum berbicara soal prestasi, Levi menegaskan bahwa pembenahan struktur organisasi menjadi langkah pertama yang tidak bisa dilewati. Ia menyebut kepercayaan forum Musprov sebagai titik awal kerja bersama yang harus segera ditindaklanjuti.
“Kepercayaan yang diberikan teman-teman ini menjadi langkah awal untuk kita bekerja bersama membangun PASI Maluku lebih baik,” katanya.
Levi mengingatkan bahwa PASI Maluku kini dihadapkan pada agenda besar, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Jakarta. Persiapan, tegasnya, harus dimulai sejak sekarang tanpa penundaan.
“Ada beberapa tahapan yang harus kita siapkan dari sekarang, khususnya menghadapi event 2028. Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan,” ujarnya.
Keterbatasan anggaran dan fasilitas olahraga yang selama ini menjadi keluhan klasik pun tidak dianggap sebagai halangan.
“Kita harus memanfaatkan apa yang ada saat ini. Memang ada keterbatasan, tetapi itu bukan alasan untuk tidak berkembang,” tegasnya.
Levi juga menyinggung soal mentalitas kepengurusan yang menurutnya harus berubah. Di tengah minimnya dukungan sponsor dan keterbatasan anggaran, ia menegaskan bahwa pengurus olahraga harus tampil dengan komitmen penuh.
“Kalau mau membangun olahraga, pengurus harus serius, bekerja total, dan punya komitmen untuk kemajuan atlet serta organisasi,”tandasnya.
Terpilihnya Levi Kariuw menjadi penanda babak baru bagi atletik Maluku yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang medali emas terkonsisten di ajang nasional, namun dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan prestasi yang cukup signifikan. Musprov XI juga dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Maluku ,Sam Latuconsina, perwakilan PB PASI, Umar Yono serta Staf Ahli Gubernur Maluku , Yahya Kotta(DN-04)













