Dobraknusantara.com, -Ambon – Kegiatan wisata edukasi kembali dimanfaatkan sebagai sarana memperluas wawasan di luar ruang kelas. Kali ini, siswa-siswi kelas X dan XI SMA Negeri 11 Ambon melakukan kunjungan edukatif ke kompleks pergudangan Perum BULOG Kanwil Maluku dan Maluku Utara.
Rombongan siswa yang didampingi guru pendamping disambut langsung oleh Kepala BULOG Kanwil Maluku dan Maluku Utara, Rudi Senawi Tahir, bersama jajaran manajemen dan pegawai. Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai peran strategis BULOG dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya komoditas beras di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya teori, siswa juga diajak berkeliling gudang untuk melihat langsung proses penyimpanan, pengelolaan, hingga distribusi bahan pangan. Mereka diperkenalkan pada sistem logistik pangan nasional, termasuk bagaimana memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga bagi masyarakat.
Selain itu, siswa memperoleh pengalaman praktis terkait perhitungan stok, pengukuran kadar air beras, hingga pengendalian hama di gudang. Para staf BULOG terlihat aktif mendampingi dan memberikan penjelasan secara detail selama kegiatan berlangsung.
Kepala BULOG Kanwil Maluku dan Maluku Utara, Rudi Senawi Tahir, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukasi yang sangat penting.
“Ini merupakan bentuk pembelajaran nyata bagi siswa tentang peran BULOG sebagai lembaga negara di sektor pangan. Selain itu, siswa juga bisa memahami proses perjalanan beras mulai dari masuk ke gudang, penyimpanan, hingga distribusi ke masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung program swasembada pangan nasional yang terus didorong pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, dengan capaian produksi yang semakin mendekati target nasional.
Salah satu siswa, Keysia, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kunjungan tersebut.
“Di sini kami jadi tahu kalau BULOG punya peran penting. Kami belajar tentang standar penyimpanan, distribusi, dan juga mengetahui bahwa BULOG tidak hanya mengelola beras, tapi juga produk pangan lainnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran serta minat siswa terhadap bidang logistik dan ketahanan pangan, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif. (DN)













