Manajemen RSUP Dr Johannes Leimena Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien IGD

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DN, -Ambon – Sehubungan dengan pemberitaan diberbagai media mengenai dugaan penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Dr.Johannes Leimena Ambon pada 8 Januari 2026, maka kami merasa perlu memberikan klarifikasi resmi.

Dalam penjelasan tertulis yang diterima Dobraknusantara.com, pada Rabu 14 Januari 2026, Manejemen RSUP Dr. Johannes Leimena menegaskan bahwa pasien tiba di IGD pada pukul 18.18 WIT dengan keluhan lemas, nyeri perut, mual, serta muntah dan buang air besar berulang.

“Setibanya di IGD, pasien langsung diterima dan mendapatkan penanganan sesuai prosedur standar. Pasien diperlakukan sebagai pasien umum karena kepesertaan BPJS Kesehatan saat itu berstatus tidak aktif,” kata Manajemen RSUP Dr Johannes Leimena.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama menjalani perawatan di IGD, pasien mendapatkan observasi serta terapi medis. Namun, sekitar pukul 22.37 WIT, pihak keluarga disebut meminta pasien dipulangkan atas keinginan sendiri.

“Petugas medis telah memberikan penjelasan mengenai kondisi pasien sebelum akhirnya pasien diperbolehkan kembali, dengan melepas gelang identitas serta infus sesuai prosedur administrasi rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Sidang Tuntutan Oknum Jaksa Jafet Ohello, Kuasa Hukum Korban Desak Kejati Maluku Bersikap Profesional dan Tuntut Hukuman Maksimal

RSUP Dr. Johannes Leimena menegaskan tidak pernah melakukan penolakan pelayanan medis, dan seluruh tindakan telah diberikan sesuai standar pelayanan kesehatan hingga pasien dipulangkan berdasarkan permintaan keluarga, tegasnya.

Manajemen rumah sakit juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Linda Meilisa, yang dilaporkan meninggal dunia pada Selasa 13 Januari 2026 di RS dr. J.A. Latumeten.

“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan,” tulis pihak RSUP Leimena.

Sebelumnya beredar kabar bahwa sepasang suami istri asal Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, meninggal dunia setelah diduga mengalami penolakan pelayanan saat hendak berobat menggunakan BPJS di RSUP Dr. Johannes Leimena.

Karena status BPJS dilaporkan tidak aktif, mereka kemudian memilih jalur pasien umum. Namun keterbatasan biaya diduga membuat keluarga memilih memulangkan pasien meski masih membutuhkan perawatan lebih lanjut. (DNB) 

Berita Terkait

40 Kantong Darah dan Tulang Hancur, Derita Siswi SMP Korban Tabrak Truk TNI, Sementara Kodam Pattimura Dinilai Hanya Beri Janji Manis
Bukan Sekadar Runner-up, Gema FC Angkat Standar dengan Terapis Olahraga
STIA Trinitas Ambon Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Workshop Penyusunan Dokumen SPMI
Pasar Air Kuning Ambon Terbengkalai, Warga Soroti Dugaan Jadi Sarang Penyakit Masyarakat
Bukan Sekadar Mimpi, AKBP Ir. Untung Sangadji Bongkar “Cetak Biru” 17 Lompatan Besar untuk Transformasi SBB
Keluarga Korban Tolak Sidang Dipindah ke Ambon, Kasus Kematian Siswa MTs Tual Memanas
Hilang Kontak di Perairan Misol-Seram, Tim SAR Gabungan Kerahkan Segala Daya Cari Nelayan Asal Wahai Maluku Tengah
Harus Diusut, Pejabat Pemprov Maluku Punya “Japre” di PT. GM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:08 WIT

40 Kantong Darah dan Tulang Hancur, Derita Siswi SMP Korban Tabrak Truk TNI, Sementara Kodam Pattimura Dinilai Hanya Beri Janji Manis

Rabu, 15 April 2026 - 10:24 WIT

Bukan Sekadar Runner-up, Gema FC Angkat Standar dengan Terapis Olahraga

Senin, 13 April 2026 - 10:42 WIT

Pasar Air Kuning Ambon Terbengkalai, Warga Soroti Dugaan Jadi Sarang Penyakit Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 05:43 WIT

Bukan Sekadar Mimpi, AKBP Ir. Untung Sangadji Bongkar “Cetak Biru” 17 Lompatan Besar untuk Transformasi SBB

Minggu, 12 April 2026 - 10:36 WIT

Keluarga Korban Tolak Sidang Dipindah ke Ambon, Kasus Kematian Siswa MTs Tual Memanas

Minggu, 12 April 2026 - 04:57 WIT

Hilang Kontak di Perairan Misol-Seram, Tim SAR Gabungan Kerahkan Segala Daya Cari Nelayan Asal Wahai Maluku Tengah

Sabtu, 11 April 2026 - 15:20 WIT

Harus Diusut, Pejabat Pemprov Maluku Punya “Japre” di PT. GM

Jumat, 10 April 2026 - 05:33 WIT

HUT ke-80 TNI AU: Kasau Ingatkan, Jangan Lambat Hadapi Tantangan

Berita Terbaru