DN. COM,-Ambon – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Hunimua, Jumat (13/3). Posko ini dibentuk untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri di lintasan Hunimua–Waipirit.
General Manager ASDP Ambon, Syamsuddin Tanassy, mengatakan pembukaan posko ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan selama periode mudik Lebaran.
Menurutnya, selain kesiapan infrastruktur pelabuhan, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama agar perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelabuhan boleh bagus, tetapi kalau pelayanan tidak maksimal maka tidak akan memberikan kepuasan bagi masyarakat. Karena itu kami menekankan pelayanan prima selama periode mudik Lebaran,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ASDP menyiapkan enam kapal, dengan skema operasional lima kapal beroperasi dan satu kapal siaga. Pola ini dinilai cukup efektif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang di lintasan Hunimua–Waipirit.
Selain itu, pada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 17–18 Maret, ASDP akan mengoperasikan kapal selama 24 jam penuh menggunakan KMP Petruk guna menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan.
Biasanya pelayaran di lintasan tersebut hanya berlangsung hingga malam hari. Namun untuk memastikan pelayanan tetap optimal, ASDP menambah frekuensi pelayaran agar tidak ada penumpang yang terabaikan.
Dalam sehari, lintasan Hunimua–Waipirit diperkirakan dapat melayani hingga 20 trip penyeberangan saat periode puncak mudik. Waktu bongkar muat kapal juga akan dipercepat dari sekitar satu jam menjadi 45 menit pada jam-jam padat.
ASDP memprediksi jumlah penumpang dan kendaraan pada arus mudik Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tanassy berharap seluruh petugas posko dan pemangku kepentingan dapat bekerja sama untuk memastikan pelayanan transportasi penyeberangan berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang mudik bisa merasa aman, nyaman, dan sampai tujuan dengan selamat,” pungkasnya. (DN)













