Langgur, Gerbang Awal KEIndahan Kepulauan Kei

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DN, -Langgur — Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap destinasi wisata alam di kawasan Indonesia Timur, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) menegaskan posisi Langgur sebagai salah satu gerbang utama menuju keindahan Kepulauan Kei. Kota ini tercatat dalam tiket dan itinerary ribuan pelancong setiap tahunnya, menjadikannya simpul penting transportasi, logistik, dan pelayanan publik di Maluku Tenggara.

Sebagai ibu kota kabupaten, Langgur menjadi titik awal perjalanan wisata. Dari kota inilah wisatawan pertama kali menyaksikan bentang Laut Kei dari jendela pesawat, menghirup udara laut yang khas, serta merasakan ritme kehidupan kepulauan yang tenang dan bersahaja. Langgur pun berperan sebagai pintu pembuka sebelum para pelancong menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Kepulauan Kei.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffi, menyampaikan bahwa Langgur menawarkan pengalaman wisata yang layak dinikmati sejak awal kedatangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam jarak tempuh singkat dari pusat kota, wisatawan dapat mengunjungi Goa Hawang di Desa Letvuan, destinasi alam dengan air sebening kaca yang sarat nilai sejarah dan legenda lokal. Selain itu, kawasan pesisir di sekitar Langgur menghadirkan panorama laut biru jernih yang menjadi pengantar awal keindahan Maluku Tenggara,” jelasnya.

Selain sebagai titik transit, Langgur juga menyediakan fondasi perjalanan wisata, mulai dari ruang beristirahat sebelum menyeberang ke pulau-pulau lain, pasar rakyat untuk mengenal kehidupan masyarakat lokal, hingga kawasan pesisir yang menghadirkan ketenangan di awal hari.

Baca Juga:  Siapa Penguasa Kabupaten di Maluku yang Ditangkap Azer Orno, Kaidel, Gonga, Jauwerissa atau Sahubawa?

 

Pemkab Maluku Tenggara optimistis karena tidak semua kota memiliki peran strategis sebagai gerbang menuju surga wisata alam. Langgur menjalankan peran tersebut bukan dengan gegap gempita, melainkan melalui fungsi nyata sebagai pusat aktivitas dan penyambut pertama bagi setiap pengunjung Kepulauan Kei.

“Oleh karena itu, Pemkab Maluku Tenggara terus mengampanyekan ‘INI LANGGUR, AWAL DARI #KeiIndahanIndonesia dan #VisitKei’ untuk mengajak masyarakat nasional maupun mancanegara mengenal serta menyebut Langgur sebagai bagian penting dari cerita perjalanan wisata di Kei,” pungkas Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun.

 

Data kunjungan wisatawan ke Kepulauan Kei sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kondisi ini didukung oleh daya tarik alam yang beragam, mulai dari pantai pasir putih, perairan dangkal sejernih kaca, air terjun, hingga jalur trekking di pedalaman Pulau Kei Besar.

Puncak kunjungan wisatawan tercatat pada periode Juli hingga Oktober 2025, seiring musim liburan nasional dan meningkatnya kesadaran publik terhadap wisata Kei melalui berbagai kanal digital. Kunjungan masih didominasi wisatawan domestik dan lokal, sementara wisatawan mancanegara menunjukkan peningkatan pesat pada semester kedua 2025, khususnya ke pantai dan pulau-pulau kecil.

Berdasarkan data destinasi, jumlah kunjungan tahunan tertinggi tercatat di Air Terjun Soindrat sebanyak 18.275 pengunjung, disusul Bukit Indah Bombay 16.275 pengunjung, Air Terjun Bombay 14.250 pengunjung, Pantai Ngursarnadan 13.851 pengunjung, serta Pantai Ngurtafur dengan 10.910 pengunjung. (DNK) 

Berita Terkait

40 Kantong Darah dan Tulang Hancur, Derita Siswi SMP Korban Tabrak Truk TNI, Sementara Kodam Pattimura Dinilai Hanya Beri Janji Manis
Bukan Sekadar Runner-up, Gema FC Angkat Standar dengan Terapis Olahraga
STIA Trinitas Ambon Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Workshop Penyusunan Dokumen SPMI
Pasar Air Kuning Ambon Terbengkalai, Warga Soroti Dugaan Jadi Sarang Penyakit Masyarakat
Bukan Sekadar Mimpi, AKBP Ir. Untung Sangadji Bongkar “Cetak Biru” 17 Lompatan Besar untuk Transformasi SBB
Keluarga Korban Tolak Sidang Dipindah ke Ambon, Kasus Kematian Siswa MTs Tual Memanas
Hilang Kontak di Perairan Misol-Seram, Tim SAR Gabungan Kerahkan Segala Daya Cari Nelayan Asal Wahai Maluku Tengah
Harus Diusut, Pejabat Pemprov Maluku Punya “Japre” di PT. GM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:08 WIT

40 Kantong Darah dan Tulang Hancur, Derita Siswi SMP Korban Tabrak Truk TNI, Sementara Kodam Pattimura Dinilai Hanya Beri Janji Manis

Selasa, 14 April 2026 - 17:07 WIT

STIA Trinitas Ambon Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Workshop Penyusunan Dokumen SPMI

Senin, 13 April 2026 - 10:42 WIT

Pasar Air Kuning Ambon Terbengkalai, Warga Soroti Dugaan Jadi Sarang Penyakit Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 05:43 WIT

Bukan Sekadar Mimpi, AKBP Ir. Untung Sangadji Bongkar “Cetak Biru” 17 Lompatan Besar untuk Transformasi SBB

Minggu, 12 April 2026 - 10:36 WIT

Keluarga Korban Tolak Sidang Dipindah ke Ambon, Kasus Kematian Siswa MTs Tual Memanas

Minggu, 12 April 2026 - 04:57 WIT

Hilang Kontak di Perairan Misol-Seram, Tim SAR Gabungan Kerahkan Segala Daya Cari Nelayan Asal Wahai Maluku Tengah

Sabtu, 11 April 2026 - 15:20 WIT

Harus Diusut, Pejabat Pemprov Maluku Punya “Japre” di PT. GM

Jumat, 10 April 2026 - 05:33 WIT

HUT ke-80 TNI AU: Kasau Ingatkan, Jangan Lambat Hadapi Tantangan

Berita Terbaru