DN, -Jailolo, Maluku Utara – Panitia Natal Nasional 2025 menyelenggarakan Perayaan Natal Nasional di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Natal Nasional 2025 yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Perayaan ini menjadi momentum iman dan kebersamaan yang menegaskan bahwa Natal bukan sekadar peristiwa seremonial, melainkan perwujudan kasih Allah yang bekerja nyata dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat. Suasana perayaan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Sebanyak 220 peserta hadir dalam perayaan tersebut, yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI–Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, jemaat gereja, serta masyarakat Nasrani di wilayah Halmahera Barat dan sekitarnya. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan semangat persaudaraan, toleransi, dan persatuan yang terus terjaga di Maluku Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam perayaan tersebut Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Bupati Halmahera Barat James Yames Uang, S.Pd., M.M., Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., serta unsur TNI yang diwakili oleh Kolonel Laut (P) Gurtom Fartianto, S.E., M.Tr.Opsla. Turut hadir pula perwakilan Korem 152/Babullah, Polres Halmahera Barat, Kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Lanud Leo Wattimena, Badan Intelijen Negara Daerah Maluku Utara, unsur SKPD Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Barat, Ketua Sinode GMIH Pendeta Damianus Ice, Jemaat Gereja GMIH Eben Haezer, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menegaskan bahwa Natal Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan ketahanan keluarga.
“Natal mengajarkan kasih, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita rawat agar keluarga dan masyarakat di Maluku Utara semakin kuat dan harmonis,” ujar Sherly.

Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan Natal Nasional 2025 yang disertai dengan aksi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai bantuan yang disalurkan menunjukkan bahwa semangat Natal benar-benar dihadirkan untuk menjawab kebutuhan umat.
“Bantuan pendidikan, bantuan sosial, serta dukungan kesehatan yang diberikan hari ini membuktikan bahwa Natal hadir sebagai berkat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pelaksanaan Natal Nasional di Jailolo merupakan bagian dari komitmen Panitia Natal Nasional untuk menjangkau daerah-daerah serta menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” menjadi landasan agar Natal tidak berhenti pada perayaan simbolik semata.
“Natal Nasional 2025 kami rancang agar sederhana dalam pelaksanaan, tetapi berdampak luas. Melalui penguatan keluarga, dukungan pendidikan, bantuan sosial, dan pelayanan kesehatan, kami ingin memastikan kasih Tuhan benar-benar dirasakan oleh umat,” ujar Maruarar.
Sebagai bagian dari rangkaian Natal Nasional 2025, Panitia Natal Nasional menyalurkan berbagai program bantuan berskala nasional yang juga menyentuh wilayah Maluku Utara, termasuk Jailolo. Di bidang kesejahteraan masyarakat, disiapkan pembagian 20.000 paket sembako yang disalurkan di sepuluh wilayah Indonesia. Bantuan ini ditujukan untuk membantu keluarga yang membutuhkan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Di bidang pendidikan, Panitia Natal Nasional 2025 menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp10 miliar kepada 1.000 penerima manfaat di sepuluh wilayah Indonesia, termasuk Maluku Utara. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta guna membuka akses pendidikan dan mempersiapkan masa depan generasi muda.
Selain itu, Panitia Natal Nasional 2025 juga menyalurkan bantuan perbaikan gereja, bantuan kesehatan berupa mobil ambulans, serta berbagai bantuan sosial lainnya. Seluruh program tersebut merupakan wujud komitmen Natal Nasional dalam memperkuat keluarga, gereja, dan komunitas secara berkelanjutan.
Perayaan Natal Nasional 2025 dilaksanakan secara serentak di sepuluh titik di Indonesia, yakni Ambon, Toba, Manado, Jailolo Maluku Utara, Kalimantan Barat, Nias, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Toraja, dan Mentawai. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang sebagai satu kesatuan perayaan iman yang mengedepankan kesederhanaan, kebersamaan, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Menutup perayaan Natal Nasional 2025 di Jailolo, Maruarar Sirait kembali menegaskan bahwa Natal adalah panggilan untuk terus bergerak dalam kasih dan pengabdian.
“Ketika keluarga dikuatkan, pendidikan didukung, gereja dilayani, dan masyarakat kecil diperhatikan, di situlah kasih Tuhan nyata hadir dan bekerja. Inilah Natal Nasional 2025 yang kami hidupi bersama,” pungkasnya. (DN)

















