Kanwil Pemasyarakatan Maluku Kukuhkan Satop Kepatuhan Internal, Ricky Dwi Biantoro Tegaskan Nol Toleransi Pelanggaran

- Penulis

Tuesday, 7 April 2026 - 10:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

DN. COM, -Ambon — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, resmi mengukuhkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satop) di lingkungan Kanwil Pemasyarakatan Maluku, Rabu (2/4/2026).

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan sertifikat bernomor WP.28-PK.09.01-542 serta pemasangan atribut kepada perwakilan petugas Satop yang akan bertugas di tingkat wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Dalam sambutannya, Ricky menegaskan bahwa pembentukan Satop merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan internal di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan pemasyarakatan, khususnya di wilayah Maluku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan tim ini adalah pernyataan tegas bahwa kita tidak memberikan ruang sedikit pun terhadap pelanggaran, penyimpangan, maupun praktik yang mencederai marwah institusi,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa Satop bukan sekadar tim pengawas, tetapi menjadi ujung tombak dalam menjaga integritas dan kehormatan lembaga pemasyarakatan.

Ricky juga mengingatkan seluruh anggota tim untuk bekerja dengan tiga prinsip utama, yakni tegas dalam bertindak, humanis dalam pelayanan, serta cepat dan responsif dalam menghadapi setiap potensi gangguan.

“Tidak boleh ada pembiaran. Tidak boleh ada rasa takut dalam menegakkan kebenaran. Jika ada pelanggaran, tindak. Jika ada potensi gangguan, cegah,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas, tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi.

Menurutnya, integritas bukan sekadar slogan, melainkan harus dibuktikan melalui tindakan nyata di lapangan.

“Integritas bukan untuk dipamerkan, tetapi dibuktikan. Loyalitas bukan kepada individu, tetapi kepada aturan dan negara,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan Satop bukan untuk ditakuti, melainkan dihormati sebagai bagian dari sistem pengawasan internal yang bertujuan memperbaiki kinerja institusi.

Di akhir sambutan, Ricky mengajak seluruh jajaran untuk mendukung tugas Satop dengan keterbukaan dan komitmen bersama dalam membangun lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas.

“Bekerjalah dengan hati yang bersih, pikiran jernih, dan keberanian yang teguh. Kepercayaan publik ada di tangan saudara-saudara,” pungkasnya.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sistem pengawasan internal di jajaran pemasyarakatan Maluku guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. (DN) 

Berita Terkait

Pemerhati Olahraga Sambut Positif Terpilihnya Levi Kariuw, Insentif Pelatih Dinilai Gebrakan Bersejarah
Levi Kariuw Pimpin PASI Maluku, SDM Pelatih Berlisensi Jadi Perhatian Serius
Tak Lagi Bergantung Hibah, Muaythai Maluku Bangun Unit Usaha & Kemitraan Swasta di Era David Fenanlampir
Wabup Maluku Tenggara, Charlos Pimpin Upacara, Dorong Merdeka Belajar dan Kearifan Larvul Ngabal
Polsek KPYS Salurkan Bantuan untuk Keluarga Buruh Bagasi, Kapolsek: Momentum Hari Buruh untuk Berbagi
Ultimatum Koalisi Pemuda Maluku : Sebulan Tak Ada Tersangka, Kejati Kami Kepungi
PWI Maluku Tunjuk Rony Samloy Sebagai Plt Ketua PWI SBB, Fokus Konsolidasi Menuju Kepengurusan Baru 2026-2030
Satnarkoba Malteng Dinilai Tak Transparan Tangani Dugaan Kasus Ponakan Sekda Malteng Pesta Narkoba di Perumahan Guru
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 9 May 2026 - 22:03 WIT

Pemerhati Olahraga Sambut Positif Terpilihnya Levi Kariuw, Insentif Pelatih Dinilai Gebrakan Bersejarah

Saturday, 9 May 2026 - 14:59 WIT

Levi Kariuw Pimpin PASI Maluku, SDM Pelatih Berlisensi Jadi Perhatian Serius

Saturday, 2 May 2026 - 20:36 WIT

Tak Lagi Bergantung Hibah, Muaythai Maluku Bangun Unit Usaha & Kemitraan Swasta di Era David Fenanlampir

Saturday, 2 May 2026 - 14:23 WIT

Wabup Maluku Tenggara, Charlos Pimpin Upacara, Dorong Merdeka Belajar dan Kearifan Larvul Ngabal

Friday, 1 May 2026 - 05:20 WIT

Ultimatum Koalisi Pemuda Maluku : Sebulan Tak Ada Tersangka, Kejati Kami Kepungi

Wednesday, 29 April 2026 - 17:22 WIT

PWI Maluku Tunjuk Rony Samloy Sebagai Plt Ketua PWI SBB, Fokus Konsolidasi Menuju Kepengurusan Baru 2026-2030

Tuesday, 28 April 2026 - 13:14 WIT

Satnarkoba Malteng Dinilai Tak Transparan Tangani Dugaan Kasus Ponakan Sekda Malteng Pesta Narkoba di Perumahan Guru

Monday, 27 April 2026 - 13:50 WIT

Diduga Pesta Narkoba di Perumahan Guru, Keponakan Sekda Malteng dan Satu Rekan Ditangkap di Masohi

Berita Terbaru