DN, -Ambon – Gubernur Maluku bersama Wakil Gubernur menggelar syukuran satu tahun kepemimpinan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di rumah jabatan Gubernur Maluku, Ambon. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, DPRD, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan instansi vertikal TNI-Polri, BUMN/BUMD, organisasi kemasyarakatan, wartawan, serta jajaran ASN Pemerintah Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa satu tahun pemerintahan bukan sekadar momentum perayaan, melainkan refleksi atas arah pembangunan yang tengah dijalankan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setahun memang waktu yang singkat, tetapi cukup untuk menunjukkan arah perjuangan ini. Setiap kemajuan tetap kami syukuri,” ujarnya.
Gubernur menyampaikan, arah pembangunan Maluku tetap berfokus pada visi transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera dalam kerangka Indonesia Emas 2045 melalui misi Sapta Cita Lawamena.
Selama satu tahun terakhir, sejumlah program strategis nasional telah direalisasikan di Maluku, di antaranya program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi Merah Putih, pengendalian inflasi, serta percepatan penurunan stunting. Pembangunan Bendungan Wayapo juga telah diselesaikan, sementara program kampung nelayan Merah Putih terus dikembangkan di sejumlah wilayah.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Provinsi Maluku telah merealisasikan pembangunan RSUD Namlea tipe B sebagai bagian dari program quick win. Pada 2026 mendatang, pembangunan rumah sakit representatif juga direncanakan di lima kabupaten/kota, yakni Buru Selatan, Maluku Barat Daya, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru, dan wilayah lainnya.
Beberapa proyek strategis nasional yang masih berproses antara lain Maluku Integrated Port, pengembangan Blok Masela, serta program hilirisasi komoditas unggulan seperti sagu, kelapa, pala, dan sektor peternakan terintegrasi.
Dari sisi ekonomi, Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan IV 2025 mencapai 5,44 persen, sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 5,39 persen. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 15,38 persen pada Maret 2025 menjadi 15,25 persen pada September 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku tahun 2025 tercatat sebesar 74,09 poin, meningkat 0,69 poin dibanding tahun sebelumnya dan masuk kategori tinggi.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Pemprov Maluku meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan predikat informatif serta capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dari KPK yang menempatkan Maluku pada zona hijau.
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Gubernur memastikan ketersediaan bahan pangan dalam kondisi aman untuk dua bulan ke depan. Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah agar inflasi tetap berada pada target nasional 2,5 persen.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman Maluku. (DN)



















