DN, Ambon, — Panitia Natal Nasional 2025 menyelenggarakan Perayaan Natal Nasional di Gereja Maranatha, Ambon, Maluku, sebagai bagian dari rangkaian Natal Nasional yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, Senin (5/1/2026).
Perayaan ini menjadi momentum iman yang menegaskan bahwa Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan rohani, tetapi juga sebagai peristiwa kasih Allah yang hadir dan bekerja nyata dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.
Perayaan Natal Nasional 2025 di Ambon diikuti oleh sekitar 90 peserta yang terdiri dari tokoh gereja, unsur keamanan, penerima manfaat bantuan, serta warga masyarakat. Sejumlah tokoh gerejawi turut hadir, di antaranya Ketua PGIW Maluku dan Jakaran, Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Wakil Ketua II Sinode GPM, serta Anggota Sinode GPM. Dari unsur keamanan, hadir Kapolda Maluku. Selain itu, para penerima bantuan yang berasal dari unsur masyarakat, pihak rumah sakit, mahasiswa, dan pelajar juga mengikuti perayaan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan Natal Nasional di Ambon menjadi wujud nyata kebersamaan lintas unsur dalam menghadirkan perayaan Natal yang sederhana namun sarat makna. Kehadiran para penerima manfaat menegaskan bahwa pesan Natal tidak hanya disampaikan melalui ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan umat dan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas.

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pelaksanaan Natal Nasional di Ambon merupakan bagian dari komitmen Panitia Natal Nasional untuk menghadirkan perayaan Natal yang inklusif dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Ia menyampaikan bahwa tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” menjadi landasan utama seluruh rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025 di berbagai daerah.
“Natal Nasional 2025 kami rancang agar tidak berhenti pada seremoni semata. Melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kesehatan, kami ingin memastikan bahwa keluarga Indonesia benar-benar merasakan kehadiran kasih Tuhan,” ujar Maruarar. (DNGN)

















