HUT Sekami 183, Walikota Ambon : Anak Ambon Jadi Terang Dunia

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DN-Ambon – Dari tangan-tangan kecil dan wajah polos penuh sukacita, lahir pesan besar tentang iman, persatuan, dan masa depan. Itulah yang tergambar dalam Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia (HUT Sekami) ke-183 Tahun yang digelar Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Amboina, di Gedung Gereja Santo Jacobus Ahuru, Minggu (4/1/2026).

 

Mengusung tema “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi”, ratusan anak dan remaja dari berbagai paroki di Kota Ambon berkumpul bukan sekadar untuk merayakan ulang tahun, tetapi untuk menegaskan jati diri mereka sebagai misionaris kecil Gereja—kecil secara usia, namun besar dalam panggilan dan kasih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perayaan diawali dengan Ekaristi Kudus, dilanjutkan pawai misi, pentas seni bernuansa iman dan budaya, serta lomba-lomba edukatif. Setiap rangkaian kegiatan menjadi bahasa sederhana anak-anak untuk menyuarakan satu pesan: iman harus hidup dan memberi dampak nyata bagi sesama.

 

Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena dalam sambutannya, menegaskan bahwa tema HUT Sekami ke-183 bukan slogan seremonial, melainkan panggilan hidup bersama.

 

“Di dalam Kristus, perbedaan bukan penghalang, tetapi kekuatan. Anak-anak ini adalah benih masa depan Ambon dengan hati yang besar, dengan kasih, doa, dan kepedulian yang lahir sejak dini,” tegas Wattimena.

 

Ia menekankan pentingnya sinergi Gereja, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam membentuk anak-anak Ambon yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

 

“Kalau karakter dan iman dibangun sejak kecil, maka Ambon ke depan akan berdiri di atas fondasi persaudaraan yang kokoh,” ujarnya.

 

Disamping itu, Pastor Paroki Santo Jacobus Ahuru, RP. Carol Jamrevav MSC.dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa anak-anak Sekami adalah bagian aktif dari Gereja semesta.

Baca Juga:  Rayakan Syukur Natal Laki-Laki Sektor Moria,Pdt Cris Andres Minta Laki Laki Moria Bawa Damai Bagi Rumah Tangga & Sesama

 

“Iman bukan pengalaman pribadi semata. Anak-anak bukan penonton dalam Gereja, tetapi bagian dari satu tubuh Kristus yang hidup dan diutus untuk bermisi,” katanya.

 

Ia menekankan bahwa misi tidak selalu diwujudkan lewat hal besar, tetapi melalui kesaksian sederhana dalam kehidupan sehari-hari, berbagi, peduli, dan berani menunjukkan kasih.

 

Sementara itu, Kevikepan Kota Ambon RD. Amandus Oratmangun mengajak, anak-anak memahami makna lambang bintang sebagai simbol terang Kristus yang menuntun mereka, sebagaimana bintang menuntun para majus pada peristiwa penampakan Tuhan Yesus.

 

Pada kesempatan yang sama Direktur Diosesan KMKI Keuskupan Amboina, RD. A. Lopez Sirken, dalam sambutan selamat datang menyampaikan bahwa perayaan HUT Sekami ke-183 merupakan bagian dari agenda besar pembinaan anak dan remaja di Maluku dan Maluku Utara, termasuk kegiatan lintas agama dan persiapan Ambon sebagai tuan rumah agenda misi nasional ke depan.

 

Sementara itu Ketua Panitia, Teresia Subankoly, melaporkan bahwa kegiatan diikuti ratusan anak dari delapan paroki, didukung para pendamping serta keterlibatan lintas komunitas dan umat beragama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.

 

“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi penegasan bahwa anak-anak adalah subjek misi Gereja hari ini dan masa depan,” tegasnya.

Perayaan HUT Sekami ke-183 di Ambon akhirnya menegaskan satu hal: dari kota ini, dari anak-anak kecil dengan iman yang hidup, terang Kristus terus dinyalakan untuk dunia. ((DN0) 

Berita Terkait

HUT ke-54 Basarnas, SAR Ambon Tegaskan Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan
Lanud Pattimura Panen Singkong dan Semangka, Dukung Ketahanan Pangan dan Berbagi ke Warga
Peringati HUT ke-54 Basarnas, SAR Ambon Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Kapahaha
Refleksi Sebelas Tahun Pendampingan Desa, Saatnya Pemerintah Daerah Berhenti Bekerja Sendiri
Anggota DPR RI Komisi III Dapil Maluku Gelar Buka Puasa dan Berbagi Bersama Majelis Taklim Al Fusahrin
Bripda Masias Victoria Siahaya Dipecat, Polda Maluku Jatuhkan Sanksi PTDH Usai Sidang Etik Dini Hari
Bripda MS Terancam Dipecat Usai Aniaya Siswa 14 Tahun hingga Tewas
Empat Ahli Waris Pemilik Dusun Dati Hunimua Lahan Tutup Lokasi Wisata Pantai Liang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:14 WIT

HUT ke-54 Basarnas, SAR Ambon Tegaskan Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:04 WIT

Lanud Pattimura Panen Singkong dan Semangka, Dukung Ketahanan Pangan dan Berbagi ke Warga

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:27 WIT

Peringati HUT ke-54 Basarnas, SAR Ambon Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Kapahaha

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:05 WIT

Refleksi Sebelas Tahun Pendampingan Desa, Saatnya Pemerintah Daerah Berhenti Bekerja Sendiri

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:29 WIT

Bripda Masias Victoria Siahaya Dipecat, Polda Maluku Jatuhkan Sanksi PTDH Usai Sidang Etik Dini Hari

Senin, 23 Februari 2026 - 10:50 WIT

Bripda MS Terancam Dipecat Usai Aniaya Siswa 14 Tahun hingga Tewas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:16 WIT

Empat Ahli Waris Pemilik Dusun Dati Hunimua Lahan Tutup Lokasi Wisata Pantai Liang

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:09 WIT

Setahun Memimpin, Gubernur Maluku Paparkan Capaian dan Ajak Perkuat Persatuan di Awal Ramadan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Danyon Brimob Tual Jangan Dilepaskan dalam Kasus Bripda MS

Jumat, 27 Feb 2026 - 12:52 WIT