DN, -Ambon – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku menyatakan hilal belum terlihat dalam pelaksanaan rukyatul hilal yang digelar di Kota Ambon, (17/2/2026).
Rukyatul hilal dilaksanakan di titik pengamatan Iman Tirta Kencana, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, antara lain Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Ambon, perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon, unsur TNI-Polri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para ulama, perwakilan KPU, perwakilan Al-Azhar, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan organisasi Islam lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam keterangannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengamatan pada pukul 18.30 WIT, posisi hilal berada pada ketinggian 1,740 derajat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada elevasi 2,64 derajat, secara kesepakatan belum mencapai elongasi yang ditentukan, yakni 6,4 derajat. Dengan demikian, dapat kami pastikan bahwa di Maluku hilal belum bisa terlihat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ketinggian hilal tersebut masih berada di bawah kriteria yang telah disepakati dalam penentuan awal bulan hijriah, sehingga secara astronomis belum memenuhi syarat visibilitas.
Sehubungan dengan itu, Kakanwil Kemenag Maluku mengimbau masyarakat di Provinsi Maluku untuk tetap menunggu keputusan resmi pemerintah.
Hingga berita ini disampaikan, hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik di Indonesia masih menunggu rekapitulasi nasional sebelum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Agama RI melalui sidang isbat. (DN)



















